Jumat, 23 April 2010

Tertegun

Tertegun dalam kesepinku
Aku mencoba membayangkan
Kisah yang berakhir di tengah jalan
Yang sejak lama tek pernah lekang
Oleh pergantian musim dan berlalunya waktu

Tertegun dalam khayalku
Aku berusaha memejamkan mata
Mencoba untuk melupakan
Dia, Kenangannya dan mimpiku

Tertegun dalam lamunanku
Aku memandang hampa duniaku
Yang sejak lama tak terisi oleh hari – harinya
Yang selama kosong tanpa canda dan tawanya

Tertegun dalam kalbu langitku
Aku bertanya – tanya dalam kesendirianku
Masihkah batinmu menyimpan namaku
Yang dulu pernah terukir indah dalam hatimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar